Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by abu haqqilah

Wednesday, July 7, 2010

pencerahan

Dalam sebuah wawancara dengan majalah al-Yamamah, Ummu Ahmad ad-Du’aiji mengatakan, “Ada seorang gadis yang berusia 20 tahun meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Menjelang kematiannya, keluarganya sempat bertanya kepadanya, “Bagaimana keadaanmu, Fulanah ?” “Alhamdulillah, baik.” Jawabnya. Tapi, tidak lama kemudian ia meninggal dunia. (Semoga Allah merahmatinya).


Keluarganya membawanya ke tempat pemandian jenazah. Kami meletakkannya di atas bangku pemandian dan mulai memandikannya. Tiba-tiba kami kami melihat wajahnya bersinar dan tersenyum. Seolah-olah ia sedang berada di tempat tidurnya. Dan, di tubuhnya tidak terdapat luka, goresan ataupun darah. Ajaib.


Dan lebih ajaib lagi, ketika kami hendak mengangkatnya untuk melanjutkan pemandian, tiba-tiba hidungnya mengeluarkan cairan putih yang memenuhi ruangan (tempat pemandian) itu dengan aroma KESTURI. Subhanallah ! Aroma itu betul-betul aroma kesturi. Harum mewangi memenuhi semua ruangan. Sangat wangi. Lalu kami semua bertakbir dan berdzikir kepada Allah. Bahkan, putri saya yang menjadi teman almarhumah, mulai menangis karena terharu.


Ketika bibi almarhumah ditanya tentang keponakannya tersebut, dan tentang bagaimana almarhumah mengisi hidupnya, ia menjawab, “Dia tidak pernah meninggalkan kewajiban agama sejak usia tamyiz (menjelang baligh). Dia tidak pernah menonton film, sinetron maupun televisi. Di juga tidak pernah mendengarkan musik. Sejak usia 13 tahun dia rajin berpuasa Senin dan Kamis. Dia bahkan berniat menjadi sukarelawan untuk memandikan jenazah. Tetapi ternyata dia sudah dimandikan sebelum sempat memandikan orang lain. Guru-guru dan teman-temannya mengenang ketakwaan, kebaikan akhlak dan perilakunya yang terpuji. Dia memberikan kesan kepada segenap guru dan teman-temannya, saat masih hidup maupun sesudah meninggal dunia.”


Saya mengatakan, “Tepat sekali kata seorang penyair :

Detak jantung seseorang mengatakan padanya

Sesungguhnya hidup ini adalah menit dan detik

Buatlah kenangan yang indah sebelum matimu

Karena kenangan adalah umur kedua manusia


Allah berfirman, “Dan Dia menjadikan aku sebagai orang yang diberkati di mana saja aku berada.” (Maryam : 31)


Allah juga berfirman, “Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku. Dan masuklah ke dalam JANNAH-Ku.” (al-Fajr : 27-30). –Reference : Malam Pertama, setelah itu, AIR MATA. Ahmad Salim Baduwailan. Cetakan Pertama. Juli 2007. Pustaka elBa. Surabaya-, dan ditulis ulang oleh Ibnu Abdul Bari el-Afifi).


Tercantum di website kita; http://www.oaseimani.com/2010/07/husnul-khatimah%E2%80%A6-indah/

No comments:

Post a Comment

Entri Populer

mtv

 

statistik

Arrahmah.Com

PRICE MY BLOG

BlogUpp!

! FOLLOW ME !

Follow by Email

{mribonkblog.blogspot.com} is proudly powered by Blogger.com | Template by Azzam nurjihad | o-om.com